I

Home » , » Wisata Danau Toba Harus Bangkit

Wisata Danau Toba Harus Bangkit



SIMALUNGUN  INDOFOKUS -Menteri Pariwisata Arief Yahya menilai destinasi wisata Danau Toba dapat bangkit kembali. Namun, harus didukung dengan promosi yang gencar seperti menggelar eventdan pertunjukan budaya skala besar serta rutin dilakukan.

Sulit diharapkan wisata Danau Toba kembali bangkit hanya dengan mengandalkan bentuk fisik danau itu semata. “Promosi memang harus semakin sering dilakukan terutama dengan menggelar pertunjukkan kebudayaan dan event. Hanya dengan cara ini yang paling mampu mendongkrak kunjungan wisatawan.

Pernah saya bertanya wisatawan yang berkunjung itu 60 persen mereka datang karena eventdan culture, bukan karena semata nature,” ujar Arief Yahya saat menggelar konferensi pers Karnaval Kemerdekaan Pesona Danau Toba (KKPDT) 2016 di Hotel Inna Parapat, Sabtu (20/8). Arief melanjutkan, pengelola Danau Toba harus mau menyontoh daerah lain yang sukses mendongkrak kunjungan wisatawan.

Dia menyebutkan ada kota yang mempunyai 53 eventper tahunnya untuk merangsang wisatawan mau berkunjung ke daerahnya. “Makanya kali ini untuk memperingati hari Kemerdekaan RI Ke-71, kita gelar Karnaval Kemerdekaan dan nanti 9 September mendatang di sini juga akan digelar Festival Danau Toba,” sebut Arief.

Dalam kesempatan itu Arief juga mengatakan, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) tahun ini menargetkan kunjungan wisatawan lokal dan asing sekitar 250.000 ke Sumatera Utara, termasuk ke Danau Toba . Hingga 2019 mendatang diharapkan kunjungan wisatawan lokal dan asing mencapai 1 juta orang.

Untuk meningkatkan jumlah wisatawan tadi, kata dia, Kemenpar bersama berbagai pihak akan mempermudah akses wisatawan menuju Danau Toba. “Kelemahan sekarang adalah aksesibilitas . Sekarang penerbangan dan tol sedang dipersiapkan. Seperti pembangunan Bandara Sibisa di Kabupaten Toba Samosir.

Danau Toba sudah kami tetapkan sebagai prioritas destinasi nasional. Danau Toba merupakan danau vulkanik terbesar nomor satu di dunia. Sesuai tagline kita Super Volcano Geopark,” tuturnya. Disinggung soal lahan seluas 600 hektare di kawasan Danau Toba yang bakal dikelola oleh Kemenpar sebagai kawasan turis, Ariefmengatakanwilayah itu nantinya akan dijadikan tourism resort. Di kawasan tersebut tetap mempertahankan aspek environment, community dan culture, event serta tetap nature.

“Untuk saat ini sudah ada calon investor yang bersedia untuk mengembangkannya. Dari calon investor lokal sudah ada tiga dan dari luar negeri memang belum, tapi saya pikir itu tidaklah susah, terutama dari Singapura pasti mau menanamkan investasinya seperti akan membangun lapangan golf dan lainnya,” kata Arief.

Sementara itu Menteri Koordinator (Menko) Maritim Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, destinasi wisata Danau Toba memang perlu didukung infrastruktur yang baik. Hal yang segera dapat dilakukan pemerintah dalam waktu dekat yakni memperpanjang landasan pacu Bandara Silangit, Tapanuli Utara hingga 2.650 meter. Dengan begitu bandara dapat dilandasi pesawat berbadan besar seperti Boeing 737-800.

Hal yang sama juga dilakukan di Bandara Sibisa, Kabupaten Toba Samosir. Landas pacu diperpanjang hingga sejauh 2.250 meter. “Kemudian untuk jalan tol dari Bandara Kualanamu-Siantar hingga Danau Toba sepanjang 90 kilo meter segera dimulai pembangunannya tahun depan. Ini akan lebih mudah karena sepanjang 50 kilo meter tanah milik PTPN. Kami harapkan jalan tol ini bisa selesai 2019 mendatang,” katanya.

Dua infrastruktur itu sangat penting untuk memudahkan wisatawan mengunjungi Danau Toba. Sementara di kawasan perairan Danau Toba akan dilakukan pembersihan keramba jaring apung. Begitu juga untuk keberadaan perusahaan seperti Toba Pulp Lestari (TPL) juga akan dievaluasi.

“Begitu juga dengan truktruk yang melebihi tonase tidak akan kami benarkan lagi melintas, semua ini akan kami pertimbangkan untuk dievaluasi,” tuturnya. Sementara untuk sarana pembangunan kawasan otorita wisata direncanakan akan dibangun sejumlah fasilitas seperti hotel, lapangan golf. Hingga saat ini sudah ada tiga pengusaha dari Medan yang berminat dan sudah bertemu Presiden Joko Widodo.

Bupati Simalungun Meneteskan Air Mata

Dalam konferensi pers ada kejadian di luar dugaan. Bupati Simalungun JR Saragih terlihat hadir dan duduk bersama-sama wartawan dan undang lainnya. Saat diberi kesempatan berbicara JR Saragaih tanpa diduga meneteskan air mata di hadapan Menteri Pariwisata Arief Yahya dan Panitia Karnaval Kemerdekaan Pesona Danau Toba (KKPDT).

Dia menyampaikan kekecewaan masyarakat Simalungun karena tidak adanya atribut Simalungun yang digunakan pada kegiatan berskala besar itu. Padahal lokasi acara Panggung Apung Pantai Bebas terletak Simalungun. “Masyarakat menyampaikan kekecewaannya pada saya. Acara di Simalungun tetapi yang muncul bukan atribut Simalungun, tapi atribut kabupaten lain. Di sini saya minta maaf.

Ini kesalahan saya karena tidak mengingatkan event organizer,” kata JR Saragih dengan air mata yang menetes. Walau begitu dukungan masyarakat sudah luar biasa sehingga Pantai Bebas di KabupatenSimalungunbisadisulapjadi panggung apung. “Ini semua karena kerja keras masyarakat untuk yang terbaik buat acara ini.

Tapi ini menjadi koreksi kita ke depan.Masyarakat Simalungun tidak pernah membeda-bedakan suku, agama, adat dan lainnya,” ujarnya. Dia juga memberikan apresiasi kepada pemerintah pusat yang telah mempercayai Kabupaten Simalungun untuk menyelenggarakan acara ini. “Acara ini bisa berlanjut terus dan bisa diprogramkan, kami siap mendukung acara-acara seperti ini.

Semoga seluruh masyarakat yang hadir bisa menikmati indahnya kawasan Simalungun,” sebutnya. Menanggapi hal ini, Ketua Panitia Harian KKPDT Andre Opa Samual mengatakan pihaknya berupaya mengakomodir semua adat istiadat. Misalnya, menyiapkan tata letak dan ornamen panggung tanpa melebihkan atau mengurangi dari etnis tertentu.

“Makanya dari segala etnis kita tampilkan pada acara karnaval nanti,” kata Andre sambil meminta maaf. Masih di tempat yang sama, Ketua Panitia KKPDT, Premita Fifi mengatakan Presiden Joko Widodo akan menghadiri KKPDT. Kegiatan ini merupakan puncak dari perayaan peringatan kemerdekaan Indonesia yang ke-71.

KKPDT ini juga akan diikuti sejumlah menteri, gubernur Sumut dan para bupati dari tujuh kabupaten di kawasan Danau Toba. Dijelaskannya, kegiatankarnaval ini dimulai dari panggung apung di Parapat dan akan berakhir dengan karnaval serta panggung rakyat di Balige Minggu (21/8), hari ini.

Panggung apung di atas Danau Toba tersebut berisi pertunjukan seni dengan pertunjukkan musik menampilkan grup band Slank, Edo Kondologit, Dewa Budjana dan Tohpati. Kemudian dilanjutkan dengan Oppie Andaresta, Jflow dan Sammy Simorangkir.

lia anggia nasution/ ricky hutapea(SINDO)
Share this article :

No comments:

Popular Posts Today

 
Support : Creating Website | media indofokus | indofokus | indofokus.com | media indofokus | indofokus News | Media indofokus
Copyright © 2011. TABLOID INDOFOKUS.COM - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website Inspired MEDIA INDOFOKUS
Proudly powered by Blogger