PEKANBARU INDOFOKUS - Peringatan 17 Agustus atau hari kemerdekaan RI bukan hanya milik kalangan pemerintah, tapi seluruh warga. Bahkan upacara bendera tak hanya dilaksanakan di Kantor Gubernur Riau maupun Walikota saja, tapi juga oleh RW.
Sebagai bentuk rasa syukur atas kemerdekaan yang telah melahirkan kesejahteraan ini, ratusan warga RW 20, RW 15 dan RW 16 Kelurahan Rejosari Kecamatan Tenayan Raya Pekanbaru, Riau menggelar apel bendera di halaman Masjid Paripurna Nurul Ibadah, Rabu (17/8). Apel bendera juga diikuti majelis guru dan murid SD 095 Bukit Raya.
Upacara yang berlangsung khidmat dan lancar itu disambut antusias warga. Sejak pukul 07.00 Wib warga sudah berdatangan ke lapangan upacara dengan dikoordinir oleh masing-masing RW, yakni Ketua RW 20, Angkoso Hari Martono SH, Ketua RW Juliadi dan Ketua RW 16 Sugiman. Bertindak selaku pembina upacara adalah Dr. H. Syafriadi, SH, MH (tokoh masyarakat) dan Syafri Hartono (ketua RT 1) sebagai komandan upacara.
Pembacaan teks proklamasi dan pembukaan UUD 1945 oleh ketua RW 20 dan ketua RW 15. Pasukan pengibar bendera merah putih dipercayakan kepada ibu-ibu dari warga tempatan yang dilatih secara khusus dalam beberapa hari oleh Jufrizal.
Selain melakukan upacara bendera, peringatan hari kemerdekaan di ke-RW-an 20 dimeriahkan pula dengan beragam kegiatan. Masing-masing gerak jalan santai, pemutaran film dokumenter perjuangan kemerdekaan, panjat batang pinang, pertandingan futsal antar RT dan acara anak-anak.
''Saya berharap, di hari kemerdekaan ini kita semakin mengokohkan persatuan dan kesatuan. Karena hanya dengan persatuan dan kesatuan itu kita mampu mengisi kemerdekaan. Para pejuang dan pahlawan telah merebut dan mempertahankan kedaulatan Republik ini dengan darah dan air mata, mengusir penjajah dengan bambu runcing. Semua mereka korbankan demi kemerdekaan. Tugas kita sebagai generasi penerus, mengisi dan mencintai Tanah Air dengan sepenuh jiwa dan ragu. Ikut serta membangun bangsa sesuai kemampuan dan profesi kita,'' pesan Syafriadi kepada peserta upacara. ***