I

Home » » Dishub Janji Akan Tindak Travel Ilegal

Dishub Janji Akan Tindak Travel Ilegal

Selasa, 9 September 2014 11:19 WIBTAPAKTUAN INDOFOKUS
 – Kendati razia terus dilakukan pihak kupolisian untuk menertibkan travel ilegal (tak memiliki izin sebagai angkutan penumpang), namun hingga Senin (8/9) kemarin, polisi belum menangkap satu pun mobil travel yang melayani rute pantai barat-selatan Aceh.
Untuk menyahuti keresahan para awak L300 yang komplain atas beroperasinya mobil travel berpelat hitam itu, Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Aceh Selatan berjanji akan menindak seluruh travel ilegal yang ada di kabupaten ini. Penindakan itu akan dimulai dengan menyurati seluruh pemilik dan loket pembelian tiket mobil travel, untuk segera menghentikan aktivitasnya.
“Hasil pertemuan dengan perwakilan Polres Aceh Selatan termasuk dengan pengusaha dan sopir L300, kami sepakat untuk menindak seluruh travel ilegal yang membuka loket di Aceh Selatan, dengan meminta mereka berhenti beroperasi di wilayah ini,” kata Kepala Dishubkominfo Aceh Selatan, Erwiandi MSi kepada Serambi, Senin (8/9).
Menurut Erwiandi, para pemilik dan sopir mobil travel di kabupaten tersebut sadar bahwa mereka melanggar aturan. Karena itu, setiap digelar razia, mereka menghentikan aktivitasnya. Namun, jika tak ada razia, mereka kembali beroperasi.
“Dalam surat yang isinya melarang mobil plat hitam mengangkut penumpang itu, turut kami lampirkan surat komitmen bersama yang ditandatangani Wakil Ketua DPRA Drs Sulaiman Abda, Wadir Lantas Polda Aceh Goenawan MH, Staf Ahli Pangdam IM Bid Ekonomi Chairil Anwar, Ketua DPD Organda Aceh Musni Haffas, dan Sekretaris Dishubkomintel Aceh Drs Said Rasul,” jelas Erwandi.
Adanya tindakan tegas dari pemerintah untuk menertibkan travel ilegal ini perlu segera dilakukan, agar awak L300 tidak lagi melakukan mogok, karena sangat merugikan masyarakat yang menggunakan jasa transportasi tersebut.
Seperti disampaikan seorang warga Tapaktuan, Diva (30), yang kecewa karena tak bisa berangkat ke Banda Aceh pada Sabtu (6/9) lalu, disebabkan adanya aksi mogok sopir L300. “Masyarakat yang butuh pelayanan, karena itu kami minta pemerintah bersikap tegas agar tidak merugikan masyarakat pengguna layanan transportasi,” pungkasnya.(SRB)

Share this article :

No comments:

Popular Posts Today

 
Support : Creating Website | media indofokus | indofokus | indofokus.com | media indofokus | indofokus News | Media indofokus
Copyright © 2011. TABLOID INDOFOKUS.COM - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website Inspired MEDIA INDOFOKUS
Proudly powered by Blogger