I

Home » » PNA Juga Lahir Dari Perjuangan

PNA Juga Lahir Dari Perjuangan

Aceh Utara Indofokus: Kompanye akbar Partai Nasional Aceh (PNA) berlangsung Senin (17/03), di stadium bola kaki Rawa Itek, Kec. Tanah Jambo Aye, Kab. Aceh Utara. PNA menyebutkan partainya juga terlahir dari perjuangan Aceh.
 
"Partai Nasional Aceh bukan partai pengkhianat seperti yang disebutkan, PNA Partai yang memiliki ulama didalamnya, bahkan Partai Nasional Aceh juga partai lokal yang lahir dari perjuangan rakyat," ujar mantan juru bicara Komite Peralihan Aceh (KPA) Pasee yang saat ini mencalonkan diri sebagai caleg DPR Aceh.
 
Ia menuturkan kehadiran partai lokal yang identik orange tersebut tidak terlepas dari sebuah perjuangan panjang rakyat Aceh, dikatakan partai itu juga terlahir dari MoU Helsinky. "Kami memperjuangkan PNA demi rakyat, agar terlepas dari tindasan dan penipuan oleh partai lawan politik yang telah berkuasa di Aceh selama ini, karena kami juga adalah partai pejuang yang terlahir dari MoU" tambahnya.
 
Hal yang senada juga disebutkan oleh Muzakir Daud menuturkan, tiga alasan partai lokal termasuk PNA lahir di Aceh. "Partai lokal lahir karena adanya konflik Aceh, partai PNA lahir karena adanya Tsunami Aceh dan PNA ada karena MoU Helsinky," katanya saat menghadiri kompanye akbar PNA.
 
"Saya bukan dari partai manapun, saya pulang dari luar untuk mendukung PNA, karena PNA yang ada ulama didalamnya," ujar pria yang mengaku sebagai juru bicara Acheh Sumatera National Liberation Front (ANSLF) itu.
 
Acara kompanye PNA tersebut turut dihadiri oleh pengurus DPP PNA Pusat, Irwandi Yusuf, Muksalmina, Sofyan Daud bersama rombongan. Namun, pendiri partai orange ini enggan bertatap wajah dengan ratusan massa yang hadir dikarenakan jumlah massa tidak seperti yang diharapkan. Ironisnya, dua mobil mewan yang memesuki areal tanah lapang stadium terkait, tanpa melangkahkan kakinya langsung memutar balikkan mobilnya tersebut meninggalkan massa, calegnya dari DPRK Aceh Utara DP 6 dan Caleg DP Aceh Utara – Lhokseumawe, petinggi partai wilayah pasee dan seratusan simpatisan berikut para kader PNA.
 
Selain itu dalam kompanye tersebut juga turut dihadiri oleh mantan petinggi Gerakan Aceh Merdeka (GAM), mantan juru runding GAM Tgk Amni, mantan juru bicara KPA Pasee Dedi Syafrizal dan Nasrullah Dahlawi yang juga mantan jubir KPA Pasee setelah Tgk Dedi Syafrizal silam. kegiatan kompanye perdana PNA itu dikawal oleh keamanan ketat dari sebanyak 200 satuan petugas parta terkait, dari aparat keamanan TNI/POLRI.(Beritalima )
Share this article :

No comments:

Popular Posts Today

 
Support : Creating Website | media indofokus | indofokus | indofokus.com | media indofokus | indofokus News | Media indofokus
Copyright © 2011. TABLOID INDOFOKUS.COM - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website Inspired MEDIA INDOFOKUS
Proudly powered by Blogger