I

Home » » Wagub Desak Kontraktor Pacu Pekerjaan

Wagub Desak Kontraktor Pacu Pekerjaan


Rabu, 20 November 2013 08:47 WIB
Wagub Desak Kontraktor Pacu Pekerjaan
Wagub Abdya, Muzakir Manaf meninjau proyek Pembangunan Jembatan Cota Jirat, Blangpidie, Abdya, Selasa (19/11) siang. Jembatan rangka besi baja bernilai Rp 3,7 miliar lebih sumber dana APBA 2013 itu didesak dipacu pekerjaan.
* Terkait Pembangunan Jembatan Cot Jeurat, Blangpidie
BLANGPIDIE INDOFOKUS ESA - Wakil Gubernur (Wagub) Aceh Muzakir Manaf mendesak agar kontraktor pelaksana pembangunan jembatan Cot Jirat, Blangpidie, Kabupaten Abdya yang realisasi fisiknya masih minim, agar memacu pekerjaan sehingga bisa tuntas pada kahir tahun ini.
“Kita mendesak pelaksana proyek untuk memacu pekerjaan siang malam,” ungkap Wakil Gubernur (Wagub) Aceh, Muzakir Manaf, menjawab Serambi  ketika meninjau lokasi proyek, Selasa (19/11) kemarin.
Proyek jembatan rangka baja bernilai Rp 3,7 miliar lebih sumber dana APBA (Otsus) 2013 itu dikerjakan oleh PT Sarjais Agung Indrajaya, Banda Aceh, dengan Konsultan Perencana CV Manunggal Mandiri Consultant dan CV Alam Dekor Colsultant sebagai konsultan pengawas. Masa kontrak sejak 6 Mei 2013 sampai 31 Desember 2013 mendatang.
Ketika meninjau lokasi pembangunan jembatan Cot Jirat, Wagub Muzakir Manaf, didampingi Ketua Tim Percepatan dan Pengendali Kegiatan (TP2K) APBA Setdaprov Aceh, dr Taqwallah MKes bersama sejumlah pejabat dari provinsi, termasuk Wakil Bupati Abdya, Yusrizal Razali dan Sekda Abdya, Drs Ramli Bahar.
Tiba di lokasi, Wagub Muzakir Manaf segera menaiki rangka baja jembatan yang mulai dipasang. Taqwallah bersama Wagub Muzakir Manaf, lalu meminta penjelasan dari pelaksana proyek PT Sarjais Agung Indrajaya diwakili Hanafiah, termasuk dari Amri dari konsultan pengawas CV Alam Dekor Colsultan, dan dari Sekretaris Dinas PU Abdya, Mukhsin SH yang adir di lokasi.
Diperoleh keterangan bahwa, proyek pemasangan rangka baja jembatan di atas aliran Krueng Beukah tersebut realisasi fisiknya masih minim. Pengadaan rangka baja sudah terealisasi 75 persen, namun pemasangan rangka baja baru terealiasi 5 persen.
Sedangkan pekerjaan cor pelat lantai dan sandaran jembatan belum dapat dipasang, karena belum tuntas pemasangan rangka baja. Realisasi keuangan baru 20 persen, yaitu berupa uang muka dari total anggaran Rp 3,7 miliar lebih. “Bila tidak dipacu pekerjaan, sementara waktu tersisa hanya satu bulan lebih, maka dikhawatirkan proyek jembatan tersebut tidak tuntas paling lambat 25 Desember mendatang,” ungkap Wagub.
Sementara Hanafiah, Wakil PT Sarjais Agung Indrajaya selaku kontraktor pelaksana proyek ketika ditanyai Serambi, Selasa (19/11) menjelaskan, minimnya raelisasi fisik proyek tersebut, karena terkendala pengadaan rangka baja yang memakai waktu 3 sampai 4 bulan. Setelah rangka baja tersedia di Jakarta, kemudian terkendala angkutan menuju Kabupaten Abdya yang memakai waktu sampai 14 hari.
Dari 7 mobil tronton yang mengangkut rangka baja dari Jakarta, baru 6 mobil tiba di Blangpidie. Sedangkan satu mobil lagi mengalami kerusakan dalam perjalanan, namun sudah selesai diperbaiki dan posisi terakhir sudah berada di kawasan Sumatera Utara. “Kami berupaya keras agar pekerjaan selesai 25 Desember mendatang,” ungkap Hanafiah.
Kendala lain, tambah Hanafiah, panjang jembatan yang dipasang tidak sesuai perencanaan dalam kontrak. Dalam kontrak panjang jembatan 50 meter, namun kenyataan adalah 55 meter. Pun begitu, setelah melalui pembicaraan antara pelaksana dengan pihak terkait dengan proyek tersebut, pihak PT Sarjais Agung Indrajaya bersedia melakukan pengadaan rangka baja jembatan sepanjang 55 meter.(SERAMBI)

Share this article :

No comments:

Popular Posts Today

 
Support : Creating Website | media indofokus | indofokus | indofokus.com | media indofokus | indofokus News | Media indofokus
Copyright © 2011. TABLOID INDOFOKUS.COM - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website Inspired MEDIA INDOFOKUS
Proudly powered by Blogger