I

Home » » Ustaz Solmed Angkat Bicara Perihal Tudingan Pasang Tarif Dakwah

Ustaz Solmed Angkat Bicara Perihal Tudingan Pasang Tarif Dakwah


Senin, 12 Agustus 2013 20:31 | 

Ustad Solmed


Ustaz Solmed Angkat Bicara Perihal Tudingan Pasang Tarif Dakwah


indofokus esa - Sebagai seorang pendakwah, Ustaz Soleh Mahmud atau Solmed sedang diuji. Dirinya sempat diberitakan oleh media lokal Hongkong, kalau dirinya membatalkan kunjungannya untuk memberikan tausyah kepada pekerja Indonesia di Hongkong atas undangan kelompok pengajian Thariqul Jannah. Ustaz Solmed membatalkan kunjungannya tersebut secara sepihak karena tidak cocok dengan honor yang diberikan panitia. Menurut media tersebut, Solmed meminta kenaikan honor menjadi 10 juta setelah menyepakati honor sebesar 6 juta. Karena tidak menemui kesepakatan, Solmed pun akhirnya memutuskan untuk tidak berangkat.
Mendengar kabar tersebut Solmed langsung memberikan penjelasan mengenai berita tersebut. Dirinya tidak mau dakwah yang selama ini dilakukannya dicampur aduk dengan unsur bisnis.
"Saya dakwah, saya tidak pernah minta bayaran, tapi jangan di bisnisin. Tapi yang di Hongkong itu pengunjung disuruh bayar, saya nggak mau, saya yang protes. Saya bilang kalau anda masih bayar, saya nggak mau datang," ujarnya setibanya di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng usai berdakwah di Taiwan, Senin (12/8/2013).
"Anda bayangkan, kita dakwah ikhlas, tahu-tahu sampai di lokasi, itu jamaah disuruh bayar, saya hitung-hitung, itu bisa sampai dapat 150 juta rupiah. Begitu yang kedua kali, saya bilang catatannya saya mau ceramah asal anda gratisin. Anda nggak usah bayar saya, saya akan dakwah, ternyata mereka nggak mau. Itu bisnis mereka. Ya, nggak mau saya, saya batalin," lanjutnya.
Solmed menampik semua tudingan pihak panitia penyelenggara di Hongkong yang menyebutkan kalau Solmed meminta fasilitas mewah, mulai dari penginapan sampai transportasi yang mewah. Dirinya justru membandingkan dengan kunjungannya ke Taiwan.
"Tidak ada surat perjanjian apapun, semua by phone kan, sama kayak temen-temen di Taiwan. Kita by phone, tapi saya datang kok, padahal anak saya baru lahir, nggak masalah. Anda boleh tanya panitia di Taiwan, ini jamaah disuruh bayar ga? Nggak, ya udah saya berangkat, tapi di Hongkong disuruh bayar, saya nggak mau, padahal lebih jauh Taiwan dari pada Hongkong," pungkasnya.
(liputan 6.com)
Share this article :

No comments:

Popular Posts Today

 
Support : Creating Website | media indofokus | indofokus | indofokus.com | media indofokus | indofokus News | Media indofokus
Copyright © 2011. TABLOID INDOFOKUS.COM - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website Inspired MEDIA INDOFOKUS
Proudly powered by Blogger