I

Home » » Botakin Rambut Kemaluan Tak Direkomendasikan Ahli

Botakin Rambut Kemaluan Tak Direkomendasikan Ahli

SABTU, 03 Agustus 2013 11:30 WIB
LONDON INDOFOKUS ESA - Botakin rambut kemaluan memang menjadi tren beberapa tahun belakangan ini dengan sebutan waxing. Namun, praktik botakin rambut kemaluan sudah ada ribuan tahun yang lalu. Demikian disampaikan Peneliti Dr Kun Sen Chen yang dirilis Kamis (1/8/2013).
"Menghilangkan rambut kemaluan sudah dipraktikkan manusia ribuan tahun yang lalu, oleh budaya di seluruh dunia, termasuk Mesir Kuno," ujar Dr Chen.
Namun, Dr Chen mengatakan, waxing menjadi tren ketika serial Sex and The City Season 3 menampilkan Carrie Bradshaw mengajak teman-temannya untuk waxing seluruh rambut kemaluannya. Dan dengan waxing itu diyakini mengurangi kasus kutu kemaluan.
"Apa yang kita lihat adalah konsekuensi yang tidak disengaja, dalam mempopulerkan menghilangkan rambut, Carrie Bradshaw dan teman-temannya memberikan kontribusi dalam membersihkan hama manusia yang sudah dialami selama jutaan tahun," katanya.
Informasi terbaru menyebutkan waxing vagina bisa menimbulkan infeksi yang bisa membahayakan. Dr Darren McKeown, yang merupakan dokter kosmetik dan ahli perawatan kulit menjelaskan, waxing tak hanya menghilangkan rambut tapi lapisan luar sel kulit juga. Contohnya saja stratum korneum, yang berperan penting sebagai penghalang antara tubuh dan dunia luar. [005-liputan6- Guardian-Melly Febrida]
Share this article :

No comments:

Popular Posts Today

 
Support : Creating Website | media indofokus | indofokus | indofokus.com | media indofokus | indofokus News | Media indofokus
Copyright © 2011. TABLOID INDOFOKUS.COM - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website Inspired MEDIA INDOFOKUS
Proudly powered by Blogger