I

Home » » Bendera Tetap Berkibar

Bendera Tetap Berkibar

Warga Upaya Mencegah 
LHOKSEUMAWE INDOFOKUS ESA - Lokasi bendera sudah bulan di wilayah utara Aceh, Kabupaten Aceh Utara termasuk Lhokseumawe dilaporkan dan terus berkembang bahkan telah menjadi larangan warga ketika para pejabat akan menurunkan bendera. Di Nagan Raya, bendera merah dengan les hitam itu juga bisa terbang selama lima jam, namun akhirnya diturunkan oleh keamanan forces.Reported dari Aceh Utara, Aceh bendera di Jalan Nasional Banda Aceh-Medan, tepatnya di Keude Geudong, Samudra Kabupaten , Aceh Utara perhatian publik. Karena bendera dinaikkan pada Sabtu (23/3) upaya diungkapkan oleh TNI / Polri pukul 13.30 pagi, kemarin. Namun, upaya untuk menurunkan bendera ke tiang bulan gagal karena warga dicegah. Akibatnya, sampai tadi malam bendera di Keude Geudong masih tetap pada akhir tiang, termasuk di beberapa point.According lain laporan, TNI / Polri di Keude Geudong tiba sekitar pukul 13.00 WIB dengan mobil patroli polisi dan sepeda motor. Sesampainya di lokasi mereka menurunkan bendera menampilkan banner Aceh dan lambang daerah. DPRK foto juga anggota Aceh Utara, Ketua KPA Azhari Cage dan Pase wilayah, Tgk Zulkarnaini Hamzah. Angkatan bersenjata tampak siaga ketika pengurangan adalah banners.Sentences dilakukan terkandung dalam spanduk, "Kruue seumangat, kami mengucapkan selamat kepada DPRA dan Gubernur Aceh Qanun telah bekerja sama mendukung Bendera dan Lambang Aceh Aceh MoU poin 1.1.5 berasaskan". Ketika petugas hendak menurunkan bendera di Aceh, ternyata upaya itu dicegah beberapa warga. Warga dan Partai Pemerintahan Aceh (PA) Ranting harapan Geudong, jika petugas untuk menghapus bendera agar tidak memotong tiang dan tidak merusak bendera. Karena tidak ada saran seperti itu, para pejabat akhirnya batal penurunan bendera. Bahkan, sejumlah warga tampak mengganti spanduk yang telah menurunkan apparatus.Until 22.00 WIB tadi malam, lokasi di Aceh Utara masih berkibar bendera di Aceh termasuk Keude Geudong, Kecamatan Samudera, bluek Desa, Kecamatan Meurah Mulia, Pipa Line Road , Masjid Tanjong, Kecamatan Samudera, Simpang Raya, Kecamatan Nibong, dan di Simpang Keudee Mulieng, Kecamatan Syamtalira Aron.Another laporan yang diterima Serambi, sampai tadi malam, ada sejumlah lokasi di Aceh Utara yang telah menurunkan citra Bendera bulan, yang di kursi Teupin, dan di atap Nibong Kabupaten Sekretariat Dewan Pimpinan Sagoe (DPS) Meurah Mulia Desa Partai Aceh (PA) Karieng Keude. Bahkan dinding PA Sekretariat DPS, dengan gambar bendera juga telah ditutup pada bintang-bintang dan gambar bulan menggunakan Ketua cardboard.PA DPS Geudong, Zulkifli kepada Serambi mengatakan tidak pernah mengatakan kepada orang-orang untuk mengibarkan bendera dan tidak tahu siapa yang harus meningkatkan. "Jika pemerintah tidak ingin menjatuhkan kita juga dilarang, tapi kami meminta agar bendera itu tidak akan rusak dan tidak memotong tiang jika harus diturunkan," kata Zulkifli.Zulkifli dikonfirmasi, terungkap pada spanduk yang telah disetujui Keude Geudong bisa dinaikkan lagi. Laporan lain dari Aceh menyebutkan Utara, di distrik Tanah Jambo Aye, Aceh bendera dibesarkan di desa Matang Maneh (di dua titik di pohon). Bendera terlihat berkibar sekitar pukul 10.00 WIB, kemudian diturunkan oleh polisi di Tanah Jambo Aye setelah memberikan arahan kepada masyarakat. Bendera yang diturunkan diserahkan kepada warga. "Orang-orang bereaksi dengan mengibarkan bendera Aceh setelah membaca di media bahwa DPRA telah mengadopsi bendera dan lambang daerah Qanun Aceh," kata Ketua KPA Pase, Tgk Zulkarnaini Hamzah . Dari Lhokseumawe dilaporkan, pada hari Minggu setidaknya ada 10 bendera Aceh berkibar di desa Ujong Blang masyarakat, Kecamatan Banda Sakti. Bintang bendera diterbangkan pada sekitar pukul 08.00 pagi di depan rumah penduduk, dan terlihat di ujung tiang sampai pukul 14.00 WIB kemarin, sebelum akhirnya revealed.Aceh kabarnya juga memiliki bendera berkibar di distrik Nagan Raya sejak Sabtu (23 / 3) pukul 19.00 WIB hingga Minggu (24/3) pagi. Namun, polisi setempat enggan memberikan konfirmasi terkait bendera memiliki month.Information dikompilasi foyer, titik awal dari bendera Aceh di monumen Simpang Peut setiap desa, kecamatan dan Kuala diikat ke sebuah tiang di desa Ujong Pasie Kamling Post, Kecamatan Kuala terikat pada flagpole.Nagan Raya 0116 komandan, Letnan Kolonel Inf Yunardi Porch dikonfirmasi Minggu (24/3) menegaskan hal itu melalui telepon genggamnya dengan polisi Kuala bulan telah menurunkan bendera Bintang bantalan pada dua poin di distrik Kuala.According ke Letnan Kolonel Yunardi, drop bendera berlambang bintang bulan membuatnya setelah berkoordinasi dengan polisi untuk menangani langkah-langkah persuasif dan di lapangan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. (C37/ib/edi) Gubernur: Jangan hoist usedGOVERNOR Aceh, Dr Zaini Abdullah mengimbau masyarakat Aceh bersabar pertama yang mengibarkan bendera bulan. Menurut Gubernur Aceh, meskipun draft Qanun (Raqan) Aceh Bendera dan Lambang Daerah sudah melewati qanun oleh anggota dewan, tapi untuk saat ini tidak diterbangkan pertama karena daerah tersebut belum dimasukkan dalam lembaran. "Saya meminta pasien pertama. Sudah ada terbang di daerah, seperti di Lhokseumawe. Karena itu tidak di daerah lembar, kemudian bersabar untuk sementara waktu, "pinta Gubernur Zaini Abdullah sambil menanggapi pada peresmian Dewan Pimpinan Aceh (DPA) Partai Aceh (PA) pada periode 2013-2018 di Taman Ratu Safiatuddin, Lampriek, Banda Aceh, Minggu (24/3). Dijelaskan Zaini, yang telah melewati qanun DPRA tidak bisa tetap berlaku, karena ada tahapan yang harus diteruskan lagi, karena harus pergi pertama di daerah lembar. "Jika Anda tidak berada dalam area lembar, maka qanun tidak bisa ditegakkan. Aturan-aturan yang harus ditaati," katanya said.Zaini menyatakan tidak lagi qanun (pada bendera) dapat diterapkan. "Saya mengharapkan kita untuk bersabar untuk saat ini," katanya said.Zaini juga mengatakan tiga Raqan yang telah meninggal qanun oleh anggota dewan, Qanun Wali Nanggroe, Aceh Bendera dan Lambang Daerah adalah hal yang cukup monumental. "Tentunya kita harus memberikan aspresiasi di papan tulis. Semuanya realisasi MoU," katanya said.Special kepada Dewan DPA-PA, Zaini mengharapkan untuk berbuat lebih baik di masa depan. "Tantangan bagi perjuangan panjang masih terbentang di depan dalam menciptakan Aceh yang lebih baik," kata Zaini Abdullah.

SUMBER KEDAINEWS.COM

Share this article :

No comments:

Popular Posts Today

 
Support : Creating Website | media indofokus | indofokus | indofokus.com | media indofokus | indofokus News | Media indofokus
Copyright © 2011. TABLOID INDOFOKUS.COM - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website Inspired MEDIA INDOFOKUS
Proudly powered by Blogger