I

Home » » 7 Wisata air terjun di Sumatera Utara

7 Wisata air terjun di Sumatera Utara


Rabu, 07 Agustus 2013 10:20 WIB
ilustrasiFOTO : .comilustrasi
MEDAN INDOFOKUS ESA - Menikmati libur Lebaran di Sumatra Utara tidak perlu khawatir kehabisan ide untuk mencari tempat wisata selain Danau Toba. Masih banyak tempat wisata alam lainnya di Sumut yang tak kalah cantik dan mempesona bila dibandingkan dengan daerah lain di Indonesia.

Pariwisata di Sumut ibarat mutiara dalam lumpur. Hampir semua tempat wisata di Sumut sangat menakjubkan bahkan membuat pelancong terbengong-bengong menyaksikan betapa eksotis lukisan sang Pencipta alam di Sumut.

Ditengah keindahan alam yang tak terlukiskan itu, kendala utama pariwisata di Sumut adalah infrastruktur menuju dan di area objek wisata yang belum memadai. Selain itu, masyarakat di sekitar objek juga masih belum sadar wisata.

Salah satu objek wisata yang banyak ditemukan di Sumut adalah wisata air terjun. Inilah tujuh wisata air terjun di Sumut yang berhasil dihimpun Bisnis.com. Referensi berikut dapat memandu pelancong untuk mengisi liburan di Sumut.

1. Air Terjun Sigura-gura

Air Terjun Sigura-gura merupakan air terjun tertinggi di Indonesia. Air terjun ini memiliki ketinggian 250 meter mengalahkan Air Terjun Madakaripura (200 meter) dan air terjun Payakumbuh di Sumatra Barat (150 meter).

Sigura-gura terletak di Kabupaten Toba Samosir sekitar 250 Km dari Medan. Air terjun ini sangat dekat dengan Danau Toba sehingga menjadi satu paket dengan wisata Danau Vulkanis terbesar di dunia itu dan selalu ramai dikunjungi wisatawan.

Dikelilingi tebing-tebing batu yang terjal dan licin terlihat layaknya air terjun raksasa dari kejauhan. Air yang bersumber dari Sungai Asahan ini terdengar suara dentuman air yang jatuh dari kejauhan saking tingginya.

Tak jauh dari air terjun ini terdapat bendungan raksasa yang dibangun oleh pemerintah untuk pembangkit listrik tenaga air (PLTA). Bendungan raksasa itu disebut Bendungan Sigura-gura. Bendungan inilah yang menerangi Sumut dan menjadi sumber energi PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum).

Selain menikmati pemandangan air terjun dan bendungan Sigura-gura, pelancong juga dapat menguji nyali dengan berarung jeram di Sungai Asahan yang memiliki grade tertinggi. Sungai Asahan kerap menjadi ajang rafting internasional karena jeram yang diklaim sebagai jeram terbaik di dunia.

2. Air Terjun Sipiso-piso

Air Terjun Sipiso-Piso adalah salah satu objek wisata andalan Provinsi Sumatra Utara. Air terjun ini juga termasuk salah satu air terjun tertinggi di Indonesia dengan ketinggian 120 meter.

Terletak di Desa Tongging, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Lokasi air terjun ini berada tidak jauh dari danau terbesar di Indonesia yaitu Danau Toba.

Air terjun yang berada pada ketinggian 800 Mdpl ini terbentuk dari sungai bawah tanah di plato Karo yang mengalir melalui sebuah goa di sisi kawah Danau Toba. Air yang keluar dari goa yang berukuran tidak begitu besar itu sangat deras apalagi jatuh pada ketinggian 120 meter, membuat air terjun ini begitu indah.

Kata “piso” dalam bahasa lokal berarti pisau. Disebut demikian karena memang air terjun ini bila dilihat dari jauh bentuknya seperti pisau, kecil dan panjang. Di sekitar air terjun terdapat pemandangan tebing tinggi berwarna hijau lumut tampak berdiri kokoh.

Untuk menikmati pemandangan air terjun ini, pengunjung dapat menuruni ratusan anak tangga dari atas tebing dan jalan setapak yang cukup berliku. Perjalanan cukup menguras energi, tetapi akan terbayar dengan keindahan pesona air terjun Sipiso-piso.

Menuju ke air terjun ini bisa ditempuh dari Kota Berastagi dalam waktu 2 jam. Pelancong juga dapat menginap di homestay yang disewakan masyarakat setempat di Desa Tongging.

3. Air Terjun Dua Warna

Air terjun Dua Warna berada di Desa Durin Sirugun, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumatra Utara. Berjarak sekitar 3 jam perjalanan dari Medan atau seitar 75 Km tepatnya di kaki Gunung Sibayak. Dari Bumi Perkemahan Sibolangit dapat ditempuh sekitar 2-3 jam.

Air terjun yang terkadang disebut juga Telaga Biru ini seperti namanya yakni memiliki dua warna. Air yang jatuh dari atas tebing berwarna biru kehijauan sedangkan air yang tergenang di bawahnya berwarna putih sedikit kelabu.

Warna tersebut timbul akibat kandungan fosfor dan belerang yang ada di dalam air terjun. Pengunjung sangat dilarang meminum air di area ini akibat kandungan fosfor dan belerang itu. Gradasi kedua warna itu tampak menakjubkan dengan sumber air dari Gunung Sibayak.

Air terjun setinggi 100 meter itu berada di ketinggian 1.270 Mdpl. Untuk mencapainya harus berjalan kaki sekitar 2-3 jam menyusuri hutan rimbun. Pengunjung juga bisa menyewa pemandu dengan tarif Rp100.000-Rp300.000 bergantung pada jumlah rombongan.

Jika enggan menyewa jasa pemandu, sebenarnya tak perlu khawatir karena jalur tracking cukup jelas dengan penanda arah yang sangat mudah ditemukan. Untuk menuju Air Terjun ini dipatok tarif Rp25.000 per orang jika menggunakan jasa pemandu dan Rp15.000 per orang jika tidak menggunakan jasa pemandu.

4. Air Terjun Sampuren Efrata

Sedikit asing bila mendengar kata Air Terjun Sampuren Efrata. Memang nama tersebut diberikan oleh wisatawan mancanegara yang berasal dari Eropa. Penduduk setempat menyebut air terjun ini dengan nama Air Terjun Sosor Dolok.

Air terjun Sampuren Efrata sering dikunjungi oleh Wisman pada bulan-bulan tertentu terutama Wiman asal Eropa dan Amerika Serikat. Mereka biasanya datang dalam satu rombongan yang ditemani oleh seorang pemandu sambil menyusuri hutan atau tracking.

Sampuren Efrata tidak seperti air terjun Sipiso-piso atau air terjun Sigura-gura yang terletak disekitar Danau Toba dan mudah untuk ditemukan. Air terjun ini tersembunyi dibalik rimbunnya perbukitan yang membentang di sekitar Danau Toba.

Untuk melihat keindahan zamrud tersembunyi ini dapat dilihat dari Menara Pandang Tele yang ada tak jauh dari Gunung Pusuk Buhit. Dari menara pandang inilah wisatawan dapat melihat aliran air terjun membelah pebukitan diantara muaranya dengan sangat anggun.

Terletak di Kabupaten Toba Samosir, tepatnya di desa Sosor Dolok yang merupakan salah satu desa wisata dengan bentang alam dataran tinggi yang hijau. Desa Sosor Dolok dapat ditempuh sekitar 30 menit perjalanan dari pusat kota Toba Samosir.

Air Terjun ini tampak mempesona, dengan debit airnya yang deras. Debit air tersebut berasal dari aliran sungai yang terdapat di atasnya, dan kabarnya aliran air tersebut tidak pernah kering meskipun pada bulan-bulan tertentu terjadinya musim kemarau. Bahkan ketika musim penghujan, debit air terjunnya pun menjadi beberapa kali lipat derasnya.

5. Air Terjun Mursala

Pulau Mursala cukup terkenal di dunia perfilman. Pada 1993 Pulau Mursala pernah menjadi lokasi pengambilan gambar film Holywood berjudul King Kong. Kemudian pada 2013 film Indonesia berjudul Mursala juga dirilis tepatnya pada April 2013.

Di pulau ini terdapat air terjun yang sangat eksotis dan unik karena airnya mengalir langsung ke laut lepas. Penduduk lokal menyebutnya Air Terjun Mursala yang berada di antara pulau Sumatra dan Pulau Nias.

Ketinggian air terjun ini sekitar 35 Mdpl yang mengalir pada batuan granit berwarna kemerahan di tebing pulau yang langsung jatuh ke Samudera Hindia. Air terjun ini berada pada bagian pulau yang menghadap langsung ke laut lepas.

Terletak di Kecamatan Tapian Nauli, Kabupaten Tapanuli Tengah berjarak sekitar 1 jam perjalanan menggunakan kapal cepat dari dermaga pesisir Pulau Pandan, Sibolga atau 3 jam perjalanan menggunakan kapal biasa. Ongkos sewa perahu cukup mahal yaitu sekitar Rp1,3 juta per perahu.

Ada cerita yang berkembang di masyarakat sekitar Air Terjun Mursala ini.  Konon air terjun ini adalah tempat bermain seorang putri cantik yang bernama Putri Runduk.  Menurut cerita Putri Runduk ini adalah permaisuri Raja Jayadana yang memerintah Kota Kerajaan Barus Raya, sebuah kerajaan Islam di wilayah Sumatra Utara pada abad ke-7 Masehi dan memiliki paras cantik sehingga termasyur sampai ke luar kerajaan.

Dikarenakan negerinya yang sudah porak poranda akibat di serang oleh Raja Sanjaya dari Mataram, yang kemudian direbut oleh Raja Janggi dari Sudan, Putri ini akhirnya melarikan diri ke Pulau Mursala karena tidak mau dinikahi oleh Raja Sanjaya, dimana suaminya terbunuh dalam penyerangan tersebut. Dikisahkan pula bahwa sang Putri menceburkan diri ke laut saat dikejar oleh Raja Janggi, lalu hilang.

6. Air Terjun Situmurun
Air terjun Situmurun disebut juga Air Terjun Binagalom karena memang berada di Desa Binangalom, Kecamatan Lumban Julu, Kabupaten Samosir. Nama Binangalom berasal dari nama sebuah sungai yakni Lum atau Lom yang dalam bahasa Batak Toba artinya air penyejuk hati.

Air terjun ini hampir sama denga Air Terjun Mursala. Hanya saja Air Terjun Situmurun mengalir langsung ke Danau Toba, bukan ke laut lepas. Air terjun ini dipercaya oleh masyarakat setempat dapat mendatangkan jodoh.

Sebenarnya keberadaan air terjun ini hampir terlupakan. Padahal dulu air terjun ini menjadi tempat wisata favortit di Parapat selain batu gantung yang juga sohor itu. Destinasi ini hanya digandrungi oleh Wisatawan asing akibat jasa sewa kapal yang cukup mahal.

Untuk menikmatinya pelancong bisa mencapainya dari pelabuhan Aji Bata, Parapat berlayar sekitar 30 menit menyusuri Danau Toba dengan pemandangan bukit hijau dan tebing curam. Kapal bisa merapat dekat dengan air terjun dan wisatawan dapat berenang di sekitar air terjun berair biru kehijauan itu.

7. Air Terjun Lae Pendaroh

Bagi masyarakat setempat, kata Lae Pendaroh berarti air berdarah. Mengerikan! memang sesuai dengan namanya air terjun yang terletak di Kabupaten Dairi ini terkadang airnya berwarna kemerahan seperti darah.

Air terjun ini berada persis di pinggir jalan utama antara Sidikalang menuju Berastagi, sebuah kota yang terkenal dengan Kopi Sidikalang dan Durian Sidikalang yang maknyus. Air terjun Lae Pendaroh sangat mudah dikunjungi dan tentu gratis karena berada di tepi jalan raya.

Wisata ini menjadi salah satu andalan Kabupaten Dairi. Letaknya yang strategis, Air Terjun Lae Pendaroh biasa digunakan masyarakat untuk beristirahat sejenak ketika dalam perjalanan menuju area wisata kebun teh Berastagi.

Pemandangan sekitar yang sangat sejuk karena dikelilingi oleh rimbunnya pepohonan Bukit Barisan.

Selain ketujuh air terjun tersebut, masih ada puluhan bahkan ratusan air terjun yang ada di Sumut. Traveller, Anda tertarik untuk melancong ke wisata air terjun di Sumut? | bisnis-sumatra.com
Share this article :

No comments:

Popular Posts Today

 
Support : Creating Website | media indofokus | indofokus | indofokus.com | media indofokus | indofokus News | Media indofokus
Copyright © 2011. TABLOID INDOFOKUS.COM - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website Inspired MEDIA INDOFOKUS
Proudly powered by Blogger