I

Home » » Terancam diusir karena asap rokok

Terancam diusir karena asap rokok

Terbaru  31 Juli 2013 - 17:42 WIB

Rokok
Asap rokok yang ke luar dari apartemen Friedhelm Adolfs tercium tetangga.
Pengadilan di Jerman memutuskan seorang perokok bisa diusir dari apartemen tempat ia tinggal jika asap rokoknya menyebar ke tempat umum.
Pria berusia 74 tahun yang merokok di dalam rumahnya itu mengajukan alasan bahwa dia tidak bisa berbuat apa pun karena apartemen tempat tinggalnya tidak tertutup dengan baik.
Namun pengadilan di Duesseldorf berpihak kepada pemilik apartemen dan para tetangga yang mengeluh dengan asap rokoknya itu, seperti dilaporkan wartawan BBC, Steve Evans, dari Berlin.
Friedhelm Adolfs sudah tinggal di apartemen saat ini selama 40 tahun dan merupakan perokok berat.
Para penghuni di blok apartemen itu sudah lama mengeluh karena mereka bisa mencium bau rokok ketika sedang berada di tangga walau Adolfs merokok di dalam apartemennya.

Helmut Schmidt merokok

Adolfs berulang kali mengatakan bahwa dia tidak bisa dituding bersalah jika asap rokoknya menyebar ke luar dari bawah pintunya ke tempat umum.
Dalam beberapa waktu belakangan ini, para perokok di Jerman menggelar sejumlah unjuk rasa untuk menentang kebijakan antimerokok yang menurut mereka bersikap otoriter.
Para perokok di Jerman tampaknya memang keras kepala.
Mantan kanselir Jerman, Helmut Schmidt, misalnya, bersikeras untuk tetap merokok sepanjang program wawancara di TV. Dalam satu kesempatan dia menghisap 13 rokok di depan kamera.
Seorang rekannya mengatakan bahwa mantan pemimpin berusia 94 tahun tersebut memiliki cadangan 38.000 batang rokok mentol di rumahnya sebagai antisipasi jika Uni Eropa mengeluarkan larangan penjualan rokok.


sumber BBC
Share this article :

No comments:

Popular Posts Today

 
Support : Creating Website | media indofokus | indofokus | indofokus.com | media indofokus | indofokus News | Media indofokus
Copyright © 2011. TABLOID INDOFOKUS.COM - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website Inspired MEDIA INDOFOKUS
Proudly powered by Blogger